WALAU SIBUK DENGAN CORONA, TAPI TETAP MENJAGA HATI

  • Whatsapp

 217 total views,  1 views today

WALAU SIBUK DENGAN CORONA, TAPI TETAP MENJAGA HATI

Read More

Sakitnya hati karena berkurangnya keimanan …

Diantara obat yang sangat mujarab menghadapi wabah covid 19 karena virus corona sekarang ini adalah menguatkan jiwa untuk menyambung hubungannya dengan Allah, Rabb semesta alam ini. Karena hanya dengan kuatnya hubungan hati dengan Allah menjadikan tenang hati dan jauh dari kegelisahan dan keguncangan
Sedang banyak berkeluh kesah adalah tanda-tanda lemahnya iman kepada Allah. Orang yang lemah imannya akan mudah sekali goyah, cemas, gelisah, dan galau meski hanya ditiup masalah yang ringan. Orang yang lemah iman akan mudah sekali bersikap reaktif terhadap berita yang sampai kepadanya, padahal belum tentu berita tersebut benar. Sikap seperti ini tentu sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Sedangkan orang yang memiliki keimanan kuat kepada Allah, maka dirinya akan lebih tenang dan lebih terampil mengendalikan dirinya sendiri. Karena orang yang imannya kuat kepada Allah, ia senantiasa ingat dan sadar bahwa tidak ada perbuatan Allah yang buruk. Setiap ketetapannya pasti kebaikan. Ia pun akan tetap ingat dan sadar bahwa masalah sebesar apapun, itu mutlak terjadi atas izin Allah, dan hanya Allah pula yang Maha Memiliki jalan keluarnya. Sehingga ia akan tetap kuat hati, ajeg, dan tenang.

Allah berfirman,

وَیَقُولُ ٱلَّذِینَ كَفَرُوا۟ لَوۡلَاۤ أُنزِلَ عَلَیۡهِ ءَایَةࣱ مِّن رَّبِّهِۦۚ قُلۡ إِنَّ ٱللَّهَ یُضِلُّ مَن یَشَاۤءُ وَیَهۡدِیۤ إِلَیۡهِ مَنۡ أَنَابَ.
ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَتَطۡمَىِٕنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَىِٕنُّ ٱلۡقُلُوبُ.
“Orang-orang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya”,
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” [Ar-Radu : 27-28]

Mufassir berkata,

Orang-orang kafir Makkah berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad mukjizat yang nyata dari Tuhannya seperti tongkat dan tangan nabi Musa, serta unta nabi Saleh?” Katakanlah wahai Nabi: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya dan meninggalkan pembangkangan.
Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan kitab-Nya. Hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah dan mengingat janji kepada-Nya.. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah dan kekuasaan-Nya lah hati bisa menjadi tenteram

Berkata Imam Ibnu Katsir رحمه الله,
Allah memberitakan tentang orang-orang musyrik:
“Mengapa tidak diturunkan kepadanya [Muhammad] tanda [mukjizat] dari Rabbnya.” ini seperti kata mereka yang artinya: “Maka hendaklah ia mendatangkan kepada kami suatu tanda [mu’jizat] seperti para rasul terdahulu.” (al-Anbiyaa’: 5)

Dan Allah membantah ucapan mereka.

قال تعالى(قل إن الله يضل من يشاء ويهدي إليه من أناب ) أي : هو المضل والهادي ، سواء بعث الرسول بآية على وفق ما اقترحوا ، أو لم يجبهم إلى سؤالهم; فإن الهداية والإضلال ليس منوطا بذلك ولا عدمه ، كما قال : ( وما تغني الآيات والنذر عن قوم لا يؤمنون ) [ يونس : 101 ] وقال ( إن الذين حقت عليهم كلمة ربك لا يؤمنون ولو جاءتهم كل آية حتى يروا العذاب الأليم ) [ يونس : 96 ، 97 ] وقال ( ولو أننا نزلنا إليهم الملائكة وكلمهم الموتى وحشرنا عليهم كل شيء قبلا ما كانوا ليؤمنوا إلا أن يشاء الله ولكن أكثرهم يجهلون ) [ الأنعام : 111 ] ; ولهذا قال : ( قل إن الله يضل من يشاء ويهدي إليه من أناب ) أي : ويهدي من أناب إلى الله ، ورجع إليه ، واستعان به ، وتضرع لديه .
Allah berfirman,
“Katakanlah: ‘Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya.’”
Maksudnya, dan menunjuki orang-orang yang bertaubat dan kembali kepada Allah, meminta tolong dan merendahkan diri di hadirat-Nya.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (28)
الذين آمنوا وتطمئن قلوبهم بذكر الله ) أي : تطيب وتركن إلى جانب الله ، وتسكن عند ذكره ، وترضى به مولى ونصيرا; ولهذا قال : ( ألا بذكر الله تطمئن القلوب ) أي : هو حقيق بذلك .
“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka tenteram dengan mengingat Allah.” Maksudnya, hati itu menjadi baik, bersandar kepada Allah, dan menjadi tenang ketika ingat kepada-Nya dan rela (ridha) Allah sebagai Pelindung dan Penolong. Oleh sebab “Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” Maksudnya, itulah hal yang sepantasnya diperoleh dengan mengingat Allah.
(Ringkasan tafsir Ibnu Katsir)

Ada keterkaitan erat antara sakitnya fisik dengan sakitnya hati.
Salafus Sholeh رحمه الله menyebutkan tentang sebab sakitnya hati sebagaimana sakitnya badan ketika berkurang sebab-sebab penjagaan kesehatan fisiknya, maka demikian pula sakitnya hati, dikarenakan lemahnya keimanan kepada Allah yang hal itu menjadikan lemahnya hati, dan lemahnya hati akan menumbuhkan berbagai penyakit hati yang lain yang bahaya dan kronis.

ولا يحصل المرض إلا لنقص أسباب الصحة ، كذلك القلب لا يمرض إلا لنقصِ إيمانه

“Tidak akan terjadi suatu penyakit kecuali karena berkurangnya sebab-sebab kesehatan. Demikian pula, jiwa tidak akan sakit kecuali karena kurang imannya.”

Sehingga obat yang paling mujarab untuk menyembuhkannya adalah menguatkan dan mengokohkan keimanan kepada Allah dengan ilmu dan amal sholih.

Mari sejenak kita tundukkan kepala seraya berdoa kepada Tuhan agar bangsa kita segera terlepas dari Pandemi Covid 19
.
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🙏🏻🤲🏻🙏🏻🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *