20 Unit Mobil Relawan PAS Jemput Jenazah M. Basri di Perbatasan Aceh – Sumut

  • Whatsapp

 16,487 total views,  1 views today

20 Unit Mobil Relawan PAS Jemput Jenazah M. Basri di Perbatasan Aceh -Sumut

Read More

Ginewsglobalinvestigasi – Aceh Utara – 20 Unit mobil relawan Persatuan Aceh Serantau (PAS) yang berada di Aceh bersiap-siap menjemput kepulangan jenazah Alm Muhammad Basri dalam perjalanan dari Tangerang menuju kampungnya di Desa Teupin Gajah Kecamatan Jambo Aye Kabupaten Aceh Aceh Utara. Minggu 10 Mei 2020

Muhammad Basri(37) sebagaimana di beritakan sebelumnya meninggal karena amukan massa di kawasan Tangerang Banten jumat 08/05, korban di tuduh mencoba mencuri satu unit sepeda motor, namun terungkap korban salah sasaran, bukan pelaku pencurian sebagaimana dituduhkan

Menurut kordinator rombongan Ikhsan Sawang selaku Wakil Ketua PAS mengatakan, kami ada 20 unit mobil berkumpul di halaman hotel Lido Graha Lhokseumawe bersiap-siap menjemput jenazah yang di kawal oleh Relawan PAS dari Jakarta.

Kita akan jemput di perbatasan Aceh, Langkat Tamiang dengan Sumut, jenazah di perkirakan tiba di Aceh Utara besok pagi. Beber Ikhsan

Penjemputan Jenazah oleh rombongan relawan PAS di Aceh atas perintah Ketua PAS di Jakarta H. Akhyar Kamil,SH. untuk menjemput Dan mengawal jenazah sampai ke rumah keluarga nya, Dan bahkan sampai usai pemakaman, sebut Ikhsan

Secara terpisah Ketua PAS H. Akhyar Kamil.SH di Jakarta saat di konfirmasi media ini mengatakan Ini bentuk Solidaritas kita dari PAS, bila ada saudara kita dari Aceh mengadu nasib di Perantauan khusus nya daerah Jabodetabek (Jakarta,Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) yang mendapatkan masalah, atau mengalami musibah, itu kita bantu advokasi dan perlindungan lain nya. Sebut Akhyar

Sebelumnya juga sudah sering kami lakukan seperti ini, ini merupakan yang ke 11 Kali kami antarkan Jenazah ke Aceh, 9 Kali dengan menggunakan pesawat dan 2 Kali menggunakan jalaur darat, jelas Akhyar

Solidaritas ini kita lakukan untuk bergerak cepat bila ada warga Aceh bermasalah di perantauan, jika harus menunggu penangganan Pemerintah Aceh bukan hanya lamban, tapi terkesan buang badan, mereka hanya Cari panggung disaat yang lain sudah berbuat. Tutupnya

Reporter : ZAS

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *