“Anggota DPRD Kab. Lamsel dari Fraksi PDI-P Komisi III Suhar Pujianto, Angkat Bicara Terkait Kerusakan Jalan Lingkungan Bumirestu ?!”

 120 total views,  1 views today

Globalinvestigasinews,com – Suhar Pujianto, Anggota DPRD Komisi III fraksi PDI-P angkat bicara menanggapi kerusakan jalan hotmix yang baru saja dibangun kini kembali rusak atau ambles. Pembangunan tersebut berlokasi dilingkungan Dusun III dan Dusun IV Desa Bumirestu Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan.

Read More

Pasalnya jalan hotmix sepanjang 814 meter tersebut baru dibangun pada Bulan Oktober 2022 itu sudah kembali rusak ambles.

Berdasarkan papan plang informasi proyek bersumber dari dana APBD Kabupaten Lampung Selatan dengan nilai Rp. 993.378.686.85 dikerjakan oleh CV. Mandiri Indotama.

“Kita akan sampaikan ke pihak 3 karena itu jalan masih dalam pemeliharaan,” kata Anggota DPRD Komisi III Suhar Pujianto saat Reses ke 3 di Desa Palas Jaya Kecamatan Palas. Kamis (8/12/2022).

Mantan Kepala Desa Negeri Pandan itu juga mengatakan akan terus mengawal pembangunan tersebut.

“Kita akan kawal terus jalan itu, nanti kita sampaikan ke kontraktor, kita tembuskan ke Dinas PUPR biar jalan itu cepat di perbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pembangunan jalan Hotmix atau peningkatan jalan lingkungan Dusun III dan Dusun IV Desa Bumirestu Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan diduga asal jadi, baru di bangun sudah rusak.

proyek pembangunan berupa jalan Hotmix yang baru selesai awal Oktober lalu itu kini sudah rusak dan ambles.

Menurut Sujono warga setempat mengatakan jalan tersebut di bangun oleh Kabupaten yang baru selesai di bangun bulan oktober 2022.

“Setau saya jalan ini selesai di bangun bulan oktober, masih baru tapi sudah banyak yang ambles, kayaknya tipis aspalnya,” katanya kepada media saat di wawancarai. Rabu, (7/12/2022).

“Ya bisa dilihat sendiri mas, ada banyak yang ambles kayaknya ada 5 titik. Harapan saya semoga cepat tanggap pemerintah dan cepat di perbaiki,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan kendaraan yang melewati jalan tersebut masih berkapasitas sekira 7 ton.

“Mobil yang lewat sini paling dump truck muatan pasir 4 kubik, kalau mobil Fuso belum perna masuk sini selama jalan ini di bangun,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengawas Dinas PUPR Kecamatan Palas, Ali Wardana membenarkan ruas jalan tersebut rusak kembali. Ia menilai kerusakan itu karena dilintasi kendaraan bermuatan besar.

“Iya, sudah saya cek langsung. Memang sudah rusak lagi. Tapi, sudah saya sampaikan pihak kontraktor. Mereka berjanji akan memperbaiki kerusakan itu,” kata dia.

Adapun papan plang proyek sumber dari dana APBD Kabupaten Lampung Selatan dengan nilai Rp. 993.378.686.85 dikerjakan oleh CV. Mandiri Indotama.

(yd-didi globalinvestigasinews,com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *