“Ada Kepala Sekolah SMA dan SMP Merasa Kesal Melihat Cara Kerja Oknum LSM & Wartawan Lakukan Teror Via WhatsApp ?!”

 66 total views

Read More

Mandailing Natal 16/04/2024 – Global Investigasi News.com, Kurun waktu hampir 3 bulan terakhir kehadiran sekelompok oknum atas nama Lsm dan Wartawan hadir di Kecamatan Sinunukan dan Batahan terutama Pantai Barat yang terus mendatangi Kantor/Sekolah dan jika tidak ketemu mereka mendatangi rumah rumah Kepala Desa dan para Kepala Sekolah.

Bermodal data yang mereka bawa ntah dari mana asal usulnya, mereka mulai meneror Kasek satu persatu, ulasan kepala sekolah dan guru guru pengajar serta ketua Komite Sekolah SUTARNO. SP. memulai pembicaraan dengan beberapa awak media lokal.

Menghadapi hal ini Kepala Sekolah SMA Negeri 1 beserta Ketua Komite Sekolah memanggil para wartawan lokal Batahan – Sinunukan, menunjukkan pesan WhatsApp yang dilayangkan ke sekolah seakan kalimatnya mengandung ancaman, setelah melihat pesan WhatsApp yang disampaikan ke mereka, Kepala sekolah SMA mengundang awak media lokal Sinunukan – Batahan menujukkan pesan WhatsApp mereka (Oknum-Red)

dan menunjukkan no serta photo profil mereka pada kami selaku awak media, kami sangat mengenal siapa mereka, jawab teman wartawan lokal pada Kepala sekolah dan Ketua Komite, dalam pesan WhatsApp tersebut, para oknum menanyakan perihal pengutipan uang,

Kepsek dan Ketua Komite menjelaskan bahwa pengutipan dilakukan setelah ada kesepakatan dengan wali murid untuk membuat pagar dengan beberapa poin.

  • 1. Jika wali murid nemiliki anak lebih dari pada 1 siswa cukup bayar 1 orang (siswa)
  • 2. Siswa yang yatim gratis, dan
  • 3. Jika tidak mampu juga tidak diberatkan pembayaran.

Namun sayang salah seorang dari oknum yang mengaku dari salah satu LSM, mungkin karena wa nya tidak ditanggapi oleh pihak sekolah langsung menaikkan berita (publikasi), ternyata ada juga sekolah sekolah lain mereka kunjungi dan meneraphy para sekolah lain, yang terindikasi juga menakut nakuti,

Kepala sekolah SMA NEGERI 1 SINUNUKAN yang penuh dengan segudang prestasi kecewa dan kesal terhadap ulah para oknum ini dan meminta pada rekan kepala sekolah jangan takut hadapi mereka dan segera laporkan ke pihak berwajib.

Tokoh masyarakat dan Tokoh pemuda Kecamatan Sinunukank juga mulai gerah melihat tingkah para oknum tersebut berkoar koar di lapo kopi Sinunukan, yang disampaikan oleh masyarakat kepada mereka (Tokoh Masyarakat dan Pemuda )juga beberapa teman media lokal juga dicerca pertanyaan oleh masyarakat dengan tingkah mereka yang menyambangi kios minyak dengan menerapy tak miliki izin,

Padahal melihat kondisi masyarakat pemilik mobil angkutan buah sawit petani jika tak ada galon (SPBU) resmi maka perekonomian akan lumpuh, masyarakat berharap untuk penegakan hukum atas tindakan mereka (oknum) yang mengaku dari Media maupun LSM. ** Bersambung

(MO).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *