DPC LAKI Kabupaten Aceh Tamiang Angkat Bicara Terkait Bimtek Datok Penghulu

 126 total views,  3 views today

DPC LAKI Kabupaten Aceh Tamiang Angkat Bicara Terkait Bimtek Datok Penghulu

Read More

Global investigasi news co.id Aceh Tamiang – Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPC LAKI) Aceh Tamiang menyoroti penggunaan dana desa yang sangat besar setiap tahunnya oleh para datok penghulu dan aparat pemerintahan kampung yang hsnya digunakan untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) keluar daerah.

Sebab, dana besar yang dibawa keluar daerah setiap tahunnya dinilai kurang berdampak positif terhadap tata kelola pemerintahan kampung, bahkan patut diduga juga terindikasi hanya menghambur-hamburkan anggaran yang seharusnya diperuntukkan buat program pemberdayaan masyarakat kampung di Aceh Tamiang.

“Kegiatan bimtek pemerintahan kampung wajib  untuk dievaluasi,” ujar Ketua DPC LAKI Kabupaten Aceh Tamiang, Syahri El Nasir, S.Kom, kepada Media ini , Senin (23/03/2020).

Menurut Nasir, bimtek tidak mesti harus keluar daerah, tapi cukup mendatangkan atau mengundang para pihak yang berkompeten ke Aceh Tamiang. Sebab, pengalaman bimtek yang sudah tiap tahun dilakukan tidak berdampak positif terhadap tata kelola pemerintahan kampung.

Buktinya, beber Nasir, partisipasi warga dalam perencanaan, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan dana desa, masih menjadi masalah serius. Padahal, kegiatan bimtek menjadi andalan pada dinas pemberdayaan masyarakat, tapi belum menjadi solusi yang tepat.

“Berdasarkan hasil penelusuran DPC LAKI Kabupaten Aceh Tamiang  kegiatan bimtek diduga sudah menjadi lahan bisnis bagi para pejabat yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ironisnya lagi kegiatan ini sering dipaksakan bahkan dana belum keluar perintah bimtek sudah keluar. Patut diduga aksi pemaksaan tersebut dilakukan demi mengharap fee yang lebih besar.

“Kegiatan bimtek menjadi salah satu titik rawan korupsi dalam pengelolaan dana desa saat ini. Pemkab Aceh Tamiang seharusnya segera mengevaluasi proyek tersebut sehingga publik tidak beranggapan negatif,” ungkap Nasir.(E)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.