Pantau Perkembangan Situasi Terkait Covid-19, Pangdam Vidcon Dengan Para Danrem

  • Whatsapp

 110 total views,  1 views today

Pantau Perkembangan Situasi Terkait Covid-19, Pangdam Vidcon Dengan Para Danrem.

Read More

Global Investigasi News Denpasar -Bali. Mengantisipasi kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri khususnya dari daerah zona merah yang terjangkit Covid-19 agar dilaksanakan pemeriksaan dan karantina sebelum dikembalikan ke daerah masing-masing, sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Demikian ditekankan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., didampingi Para Asisten Kasdam IX/Udy dan Para Kabalakdam IX/Udy, dalam kegiatan Video Converence (Vidcon) terkait perkembangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kodam IX/Udayana yang dilaksanakan pada Jumat (17/4/2020) pukul 13.30 Wita di Ruang Vidcon Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar.

Dikatakan Pangdam, bahwa pihaknya telah memerintahkan kepada Para Dansat di Komando Wilayah masing-masing untuk membentuk satgas pengamanan, pengawalan dan pemakaman jenazah korban covid-19 serta berkoordinasi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi terhadap masyarakat sehingga pemakaman jenazah dapat dilaksanakan secara protokol kesehatan.

Kegiatan Vidcon yang diikuti oleh para Komandan Korem jajaran Kodam IX/Udayana tersebut, juga sebagai pemberian penekanan oleh Pangdam untuk mewaspadai adanya Ruralisasi (perpindahan warga dari kota ke desa) dan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri serta masuknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun TKI yang mengakibatkan permasalahan sosial dan physical distancing, khususnya pengawasan dan pengamanan di pintu masuk Bandara maupun Pelabuhan agar lebih diperketat.

“Pembebasan Narapidana juga berdampak besar terhadap makin tingginya tingkat kriminalitas di daerah, sehingga dituntut peran serta aparat teritorial dalam hal ini Para Danramil dan Babinsa untuk memiliki data serta bekerjasama dengan aparat setempat dalam membina mantan Napi tersebut,” tambah Pangdam.

Adapun perkembangan penyebaran dan kasus wabah Covid-19 hingga Kamis (16/4), dari Danrem 163/WSA di wilayah Provinsi Bali melaporkan bahwa jumlah positif sebanyak 113, dengan 7 orang WNA, 72 orang WNI, 16 orang diantaranya transmisi lokal, 13 orang carrier daerah lain, 5 orang dalam identifikasi, 2 orang telah meninggal dunia (WNA) dan terhitung 32 orang telah dinyatakan sembuh.

Kemudian untuk di wilayah Provinsi NTB, Danrem 162/WB melaporkan bahwa ODP terhitung 4.000 orang, PDP 183 orang dan yang dinyatakan positif sebanyak 41 orang dengan 2 orang telah meninggal dunia, 7 orang sembuh dan 32 orang masih dalam perawatan.

Sedangkan Danrem 161/WS melaporkan bahwa di wilayah Provinsi NTT terhitung 779 orang ODP, 18 orang PDP dan yang dinyatakan positif hanya 1 orang yang masih dalam perawatan.

Sementara, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., disela kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa Kodam IX/Udayana akan tetap melakukan pengawasan terhadap masyarakat dan KBT terkait kebijakan pemerintah tentang kerja dan belajar dari rumah serta kebiasaan hidup bersih dan penggunaan masker secara berkelanjutan harus tetap dilaksanakan.

“Kami juga terus melaksanakan koordinasi dalam rangka pendataan masyarakat miskin dan masyarkat rentan serta melaksanakan bantuan pengamanan, pengawalan dan pendistribusian sembako bantuan pemerintah, sehingga tepat sasaran dan tidak menimbulkan gejolak sosial serta tetap berupaya menjaga terkendalinya kondisi ketahanan pangan di daerah,” tegas Kapendam.

Selain itu, tambah Kapendam, keterbatasan alat kesehatan (rapid test, APD dan thermo gun) di wilayah, dengan dukungan dari Gugus Tugas Pusat, Panglima TNI (Puskes TNI) dan TNI AD dalam hal ini Bapak Kasad telah berusaha mendukung/membantu, bila masih ada kekurangan silahkan mengajukan ke Kodam IX/Udayana. (Sutarya)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *